top of page

Financial Anxiety: Masalah yang Jarang Diakui Job Seeker

Ketika Mencari Kerja Bukan Cuma Soal Skill, Tapi Soal Bertahan Hidup


Bagi banyak jobseeker, mencari kerja bukan hanya tentang CV, interview, atau skill yang relevan. Ada satu masalah besar yang jarang dibicarakan secara terbuka: financial anxiety.


financial anxiety felt by job seeker

Financial anxiety adalah kondisi ketika seseorang mengalami kecemasan berlebihan terhadap kondisi keuangannya, baik karena belum bekerja, penghasilan tidak stabil, atau ketidakpastian karier. Masalah ini sering dialami oleh fresh graduate dan profesional muda, tapi jarang diakui karena dianggap “belum pantas mengeluh”.

Padahal, kecemasan finansial ini nyata dan berdampak langsung ke cara jobseeker mengambil keputusan karier.


Apa Itu Financial Anxiety?


Financial anxiety bukan sekadar takut tidak punya uang. Ini adalah:

  • Rasa cemas berlebihan soal kebutuhan hidup ke depan

  • Takut gagal secara finansial sebelum karier benar-benar dimulai

  • Overthinking setiap keputusan kerja karena faktor uang

Pada jobseeker, financial anxiety sering muncul karena tidak adanya pemasukan tetap, tabungan menipis, dan tekanan sosial untuk “segera sukses”.


Kenapa Financial Anxiety Banyak Dialami Job Seeker?


1. Status Belum Bekerja atau Penghasilan Tidak Stabil

Jobseeker berada di posisi paling rentan secara finansial. Tidak ada kepastian kapan diterima kerja, sementara kebutuhan hidup terus berjalan.

2. Tekanan Usia dan Lingkungan

Di usia 20–30-an, ekspektasi sosial sangat tinggi. Banyak jobseeker merasa tertinggal saat melihat teman sebaya sudah punya penghasilan tetap.

3. Proses Rekrutmen yang Panjang dan Tidak Pasti

Apply puluhan lowongan tanpa respons membuat kecemasan finansial makin menumpuk. Bukan karena kurang usaha, tapi karena sistem rekrutmen memang kompetitif.

4. Minimnya Literasi Keuangan di Awal Karier

Banyak fresh graduate tidak pernah diajarkan cara mengelola uang dalam kondisi belum stabil. Akibatnya, sedikit tekanan finansial langsung terasa berat.


Dampak Financial Anxiety ke Job Seeker


Financial anxiety bukan cuma masalah perasaan. Dampaknya nyata:

  • Salah ambil pekerjaan karena fokusnya “yang penting ada gaji”

  • Sulit fokus saat interview karena pikiran terbagi soal uang

  • Menurunnya kepercayaan diri saat melamar kerja

  • Burnout lebih cepat saat akhirnya bekerja

Dalam jangka panjang, kecemasan finansial bisa membuat jobseeker terjebak di pekerjaan yang tidak sesuai kapasitas atau tujuan karier.


Financial Anxiety Bukan Tanda Gagal


Penting untuk dipahami: mengalami financial anxiety bukan berarti gagal.

Bagi jobseeker, kecemasan ini justru sering muncul karena:

  • Peduli dengan masa depan

  • Ingin mandiri secara finansial

  • Ingin mengambil keputusan karier yang tepat

Masalahnya bukan pada rasa cemasnya, tapi pada cara mengelolanya.


Cara Mengelola Financial Anxiety Secara Realistis untuk Job Seeker


1. Bedakan Kebutuhan Bertahan dan Gaya Hidup

Fokus dulu pada kebutuhan dasar. Menekan gaya hidup bukan kemunduran, tapi strategi sementara.

2. Buat Batas Waktu Pencarian Kerja yang Rasional

Jobseeker sering stres karena target yang terlalu ideal. Tentukan timeline realistis, bukan berdasarkan tekanan sosial.

3. Pertimbangkan Jalur Kerja Fleksibel

Kerja kontrak atau melalui perusahaan outsourcing bisa menjadi solusi awal untuk mendapatkan penghasilan sekaligus pengalaman kerja.

4. Jangan Menunda Ambil Kesempatan Pertama yang Masuk Akal

Pekerjaan pertama tidak harus sempurna. Yang penting memberi stabilitas dan ruang belajar.

5. Bangun Rasa Aman dari Progres, Bukan Perbandingan

Bandingkan dirimu dengan progresmu sendiri, bukan pencapaian orang lain.


Peran Perusahaan dalam Mengurangi Financial Anxiety


Perusahaan yang memahami kondisi jobseeker dan pekerja muda akan lebih mudah membangun kepercayaan jangka panjang. Transparansi proses rekrutmen, kejelasan status kerja, dan komunikasi yang sehat membantu menekan kecemasan finansial sejak awal.

Bagi jobseeker, memilih perusahaan yang realistis dan terbuka juga bagian dari menjaga kesehatan mental dan finansial.


Financial anxiety adalah masalah nyata yang banyak dialami jobseeker, namun jarang dibicarakan. Mengakuinya bukan tanda lemah, tapi langkah awal untuk mengambil keputusan karier yang lebih sehat.

Bagi jobseeker, stabil secara finansial dan mental adalah fondasi penting sebelum melangkah lebih jauh dalam dunia kerja. Fokus pada progres, bukan tekanan. Karier bukan lomba cepat, tapi perjalanan yang perlu strategi.

Comments


bottom of page