AI dan 97 Juta Pekerjaan Baru: Pergeseran Besar Dunia Kerja Global
- Indri S
- Jan 23
- 2 min read
Perkembangan AI tidak hanya mengubah cara kerja, tetapi juga membuka peluang besar dalam pasar tenaga kerja global. World Economic Forum memprediksi akan muncul 97 juta pekerjaan baru pada 2025, dipicu oleh adopsi kecerdasan buatan, otomasi, dan transformasi digital lintas industri.
Angka ini menandai perubahan besar: dunia kerja bergerak dari pekerjaan rutin menuju peran yang lebih strategis, analitis, dan berbasis nilai manusia.

AI Menciptakan Peluang Profesi Baru
Kemajuan AI mendorong lahirnya berbagai profesi yang sebelumnya belum dibutuhkan secara luas. Peluang ini paling kuat terlihat di sektor teknologi dan data, seperti:
AI Engineer dan Machine Learning Specialist
Data Scientist dan Data Engineer
Spesialis Keamanan Siber
Konsultan Etika Teknologi AI
Peran-peran ini dibutuhkan untuk membangun, mengelola, dan memastikan sistem AI bekerja secara aman, efektif, dan bertanggung jawab.
Pergeseran Peran Manusia di Era AI
AI mengambil alih tugas repetitif seperti pengolahan data, administrasi, dan penjadwalan. Dampaknya, peluang kerja baru justru muncul pada peran yang tidak bisa digantikan mesin.
Manusia kini dibutuhkan untuk:
Berpikir strategis dan kritis
Mengambil keputusan berbasis konteks
Membangun empati, kepemimpinan, dan kolaborasi
AI unggul dalam efisiensi, tetapi tetap membutuhkan manusia untuk makna, arah, dan nilai.
Peluang Besar, Tantangan Keterampilan Nyata
WEF memperkirakan 39% keterampilan kerja saat ini akan kedaluwarsa sebelum 2030. Artinya, peluang kerja berbasis AI hanya bisa dimanfaatkan oleh tenaga kerja yang mau beradaptasi.
Keterampilan kunci yang semakin penting meliputi:
Literasi AI dan teknologi digital
Kemampuan analisis data
Agility dan kemauan belajar berkelanjutan
Upskilling dan reskilling menjadi strategi utama agar tetap relevan di tengah perubahan cepat.
Peluang di Luar Industri Teknologi
Meski AI menjadi pusat transformasi, peluang kerja baru tidak terbatas pada sektor IT. Beberapa bidang yang ikut terdorong antara lain:
Green jobs dan keterampilan berkelanjutan
Pendidikan dan pelatihan digital, termasuk bootcamp
Pemasaran digital dan analisis bisnis berbasis data
AI memperluas peluang lintas sektor, bukan mempersempitnya.
Data Science dan AI sebagai Fondasi Peluang Masa Depan
Bidang Data Science dan AI menjadi fondasi utama dari peluang kerja baru ini. AI membantu manusia bekerja lebih cepat dan akurat, sementara manusia tetap berperan dalam analisis, inovasi, dan pengambilan keputusan.
Kolaborasi manusia dan AI adalah kunci. Bukan soal siapa yang tergantikan, tetapi siapa yang mampu memanfaatkan AI sebagai alat kerja.
AI bukan ancaman tunggal bagi dunia kerja, melainkan sumber peluang baru bagi mereka yang siap beradaptasi. Dunia kerja sedang mengalami reset besar, dan AI adalah penggeraknya.
Peluang akan berpihak pada tenaga kerja yang mau belajar, mengubah peran, dan memahami bahwa masa depan kerja adalah manusia + AI, bukan salah satunya saja.



Comments